Pedagang Pasar Tradisional di Kabupaten Pasuruan Mulai Divaksin

0
58
Gambar, sejumlah pedagang pasar tradisional di Kab Pasuruan saat divaksinasi.

PASURUAN – Sejumlah pedagang pasar tradisional,Jumat kemarin sudah mulai divaksin. Ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Pasuruan melalui Dinas Kesehatan setempat untuk menekan menyebarnya Virus yang sangat matikan ini.

Ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah didampingi Agus Budi Iswahyudi selaku Sekretaris saat dikonfirmasi di sela-sela.kesibukannya. Ia menjelaskan vaksinasi Covid-19 bagi para pedagang sudah dimulai sejak beberapa hari terakhir.

Hanya saja, jumlah pedagang yang divaksin masih sedikit, yakni sekitar 337 orang. Sedangkan jumlah sasaran vaksinasi dari sector pedagang yang terdata di Disperindag Kabupaten Pasuruan mencapai hingga ribuan orang.

Sedikitnya jumlah pedagang yang divaksin disebabkan oleh keterbatasan jumlah vaksin yang dikirim dari Dinkes Provinsi Jatim.

“Kami menyesuaikan jumlah vaksin yang ada. Secara berkelanjutan, vaksinasi ini terus kami lakukan ketika stok vaksin datang,” kata Agus, Jumat (11/06) kemarin.

Vaksinasi kepada para pedagang ini, lanjut dia, dilakukan di pasar, karena para pedagang ini merasa keberatan jika harus lama-lama meninggalkan toko, Los atau bedaknya. Namun, apabila di satu pasar tidak ada tempat untuk melakukan vaksinasi, maka para pedagang itu diarahkan ke pasar terdekat yang ada tempat atau lokasi vaksinnya.

“Jadi dijadikan satu, dan teman-teman puskesmas pasti sudah melakukan pemantauan sebelum melakukan vaksinasi,” Imbuh Agus.

Selama proses vaksinasi, seluruh petugas maupun penerima vaksin diwajibkan tetap menjaga protokol kesehatan, terutama tidak berkerumun. Pihaknya khawatir ketika melakukan vaksinasi di pasar malah terjadi kerumunan dan tidak dijaga.

“Semua petugas pakai APD. Sedangkan peserta vaksinasi wajib memakai masker,” jelasnya.

Lebih lanjut Agus mengajak kepada para pedagang pasar untuk segera mendaftar untuk divaksin. Sebab, ia memastikan vaksin itu aman dan halal.

“Tujuan vaksinasi kepada pedagang ini hanya satu, yaitu supaya para pedagang ini bisa merasa safe dan nyaman ketika berdagang, karena sudah divaksin. Dan vaksin ini halal,” tukas Agus.

Dan, ke depan ini Dinkes akan terus menggalakkan vaksinasi ini secara menyeluruh. Yang penting ketersediaan vaksinnya ada. (rusdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here