Khofifah Apresiasi BI Luncurkan Rumah Kurasi 

0
26
BI luncurkan rumah kurasi
Bank Indonesia (BI) Jawa Timur saat  meluncurkan ‘Rumah Kurasi’ di Hotel Grand Surya, Kediri, Selasa (27/7/2021) petang. (Ist)

KEDIRI – Untuk memperkuat daya saing produk UMKM, Bank Indonesia (BI) Jawa Timur meluncurkan ‘Rumah Kurasi’ di Hotel Grand Surya, Kediri, Selasa (27/7/2021) petang. Peluncuran Rumah Kurasi dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Rumah Kurasi ini adalah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang diharapkan akan mampu meningkatkan standarisasi kualitas dan daya saing produk-produk UMKM Jatim di pasar nasional maupun internasional.

Kepala BI Jatim Difi Ahmad Johansyah mengatakan, inisiasi program ini membutuhkan proses yang panjang. “Ide Rumah Kurasi muncul setelah memetakan bahwa ada pasar yang potensi untuk disasar oleh produk lokal Jatim. Namun banyak yang tidak bisa diproses karena masalah standar kualitas dan semacamnya.” ujarnya.

Difi menambahkan, kendala yang sering muncul adalah karena harus ada peningkatan kualitas dan standarisasi, Kadin nanti akan jadi agregator. “Namun nggak mungkin kita kembangkan UMKM kecil tanpa agregator. Dan Rumah kurasi ini alhamdulillah satu satunya rumah kurasi di Indonesia,” ungkap Difi.

Sementara Khofifah mengatakan, dengan adanya Rumah Kurasi, kondisi ini menunjukkan, pandemi tidak menghalangi untuk terus produktif serta berkarya demi mendukung ekonomi, khususnya Pemulihan Ekonomi Nasional melalui UMKM.

“Melalui program rumah kurasi, UMKM Jatim tidak perlu khawatir jika ingin mendapatkan sertifikat kurasi produk secara mudah, serta berkualitas, meski ditengah kebijakan pembatasan yang sedang kita hadapi,” kata Khofifah.

Untuk bisa memanfaatkan Rumah Kurasi ini, lanjutnya, UMKM cukup mendaftarkan produk unggulannya secara online di www.rumahkurasi.com dan mengikuti proses kurasi. Selanjutnya para pelaku UMKM yang telah mendaftar di Rumah Kurasi ini akan difasilitasi proses kurasinya oleh kurator, asesor dan juga instruktur yang bersertifikat.

“Seperti yang telah disampaikan Pak Difi, program rumah kurasi dilaksanakan dengan fokus pada ekosistem dan kolaborasi. Hal ini terlihat dari BI Jatim yang bekerjasama dengan Kadin serta BNSP dalam melakukan sertifikasi. Semua ini untuk memastikan proses kurasi dilakukan oleh kurator profesional yang melakukan penilaian terhadap produk UMKM secara objektif dan berkelanjutan,” pungkas Khofifah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here