Kapolda dan Pangdam V Berikan Bantuan Warga Terdampak Pandemi di Gresik

0
73
Kapolda dan Pangdam tinjau daerah terdampak Pandemi
naik motor trail, Kapolda, Pangdam Brawijaya mengecek kesiapan RS lapangan

 

GRESIK – Kapolda Jatim Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, dan Pangdam V / Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, mengendarai sepeda motor membagikan bantuan kepada warga terdampak pandemi Covid-19, dilanjut meninjau penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit lapangan di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Rabu (28/7).

Tiba di Gresik, rombongan langsung menuju bangunan stadion lantai dua. Masuk ke dalam ruangan pemantauan pasien Covid-19 melalui CCTV di Gejos dalam rangka mengecek pasien isolasi.

Didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres AKBP Arief Fitrianto, dan Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali.

Mengendarai sepeda motor jenis trail, Kapolda Jatim, Pangdam V dan rombongan meninggalkan G-JOS menuju Puskesmas Gending, Kecamatan Kebomas.

Beliau mengecek perlengkapan kesehatan di puskesmas. Pasalnya, puskesma tersebut berada di perbatasan Gresik dengan Surabaya.

Sehingga penanganan Covid-19 harus benar merata. Rombongan menemui warga di Kelurahan Gending melaksanakan himbauan kepada Kepala Desa/ Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Kelurahan Gending. Samakan persepsi, penanganan Covid-19 satu garis lurus dari atas hingga ke bawah.

“Pelaksanaan PPKM saat ini yang di lakukan harus kepala kelurahan bersama Babinsa dan Babinkantibmas untuk memantau warga agar tidak keluar ruamh terlebih dahulu dan kalau ada warga yang terpapar Covid-19 agar segera di tangani di posko yang sudah di siapkan oleh pemerintah daerah. Untuk menghindari adanya penularan penyebaran Covid-19,” ucap Kapolda Jatim.

Covid-19 dengan varian baru saat ini sangat berbahaya dan aturan Prokes yang sudah di tetapkan pemerintah segera di jalankan. Tidak hanya memberikan himbauan, rombongan juga membagikan sembako kepada perwakilan warga masyarakat Desa Gending dilanjutkan foto bersama saling menguatkan satu sama lain.

“Bahwa dalam penanganan pandemi covid 19 harus dilakukan pengawasan secara ketat dan dilaporkan terlebih dahulu secara manual kepada pemerintah desa, puskesmas dan dilanjutkan ke dinkes Gresik. Menekankan kepada aparat kewilayahan baik dari babinsa maupun dari kamtibmas untuk saling berkordinasi dengan satuan masing-masing dalam upaya penanganan covid 19,” terangnya. ( ali )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here