Percepat Program Vaksinasi, SRO Bikin Sentra Vaksinasi Covid-19 

0
38
Vaksinasi di HUT Pasar Modal
SRO mengajak investor pasar modal berinvestasi sekaligus menolong sesama. Seluruh pendapatan SRO dari transaksi pasar modal Indonesia akan dikonversi menjadi dana kegiatan CSR untuk penanggulangan pandemi Covid-19. (Ist)

JAKARTA – Self Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali melakukan kegiatan sosial penanggulangan Covid-19.

Kali ini, SRO mengajak investor pasar modal berinvestasi sekaligus menolong sesama. Dimana, seluruh pendapatan SRO dari transaksi Pasar Modal Indonesia yang dilakukan investor pada 9 Agustus 2021 akan dikonversi menjadi dana kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam memperingati 44 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia) untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Kegiatan tersebut antara lain, pembuatan sentra vaksinasi, dana bantuan untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC), pengadaan konsentrator oksigen dalam rangka Gerakan Oksigen untuk Indonesia, donor plasma, santunan untuk keluarga tenaga kesehatan yang gugur dan bantuan untuk petugas pemakaman.

Ketua Panitia HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia yang juga Direktur KSEI Syafruddin menyatakan, pada tahap awal dana untuk kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-44 Pasar Modal Indonesia ini akan dialokasikan dari fee transaksi bursa dan fee jasa kustodian sentral 1 hari, yaitu 9 Agustus 2021, sebagai inisiatif dan bentuk kepedulian SRO mendukung program Pemerintah mengurangi dampak Covid-19 yang masih berlangsung.

“SRO juga mengajak pelaku pasar modal seperti Perusahaan Efek, Bank Kustodian, Perusahaan Penerbit Efek, Manajer Investasi, Agen Penjual Efek Reksa Dana, Bank Pembayaran hingga Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) serta lainnya, ikut serta berkontribusi pada kegiatan CSR ini,” ujar Syafruddin.

Bentuk donasi dari pelaku Pasar Modal Indonesia, lanjutnya, berupa uang tunai dan barang yang nantinya akan disalurkan SRO dalam bentuk kegiatan CSR. Berdasarkan data dari covid19.go.id, sampai 1 Agustus 2021, sebanyak 3,4 juta masyarakat Indonesia terpapar Covid-19, sekitar 95.000 jiwa diantaranya meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah masyarakat yang telah memperoleh vaksin sekitar 47 juta untuk vaksin pertama dan 20 juta untuk vaksin kedua. Namun, jumlah tersebut masih jauh dari target pemerintah, yaitu sebanyak 208 juta penduduk atau saat ini baru mencapai 23%.

“Rencana pemerintah untuk mempercepat pencapaian target pelaksanaan vaksinasi menjadi latar belakang SRO mengupayakan pelaksanaan sentra vaksinasi. SRO membuat Sentra Vaksinasi Covid-19 tahap 1 pada 21 – 26 Juni 2021 di Jakarta yang diikuti 4.000 orang,” kata Syafruddin.

Selanjutnya pada Agustus 2021, direncanakan pembuatan Sentra Vaksinasi Covid-19 tahap 2 di luar Jakarta, dimulai kota Purwokerto, Jogjakarta, Solo, Semarang,Surabaya dan Gresik.

“Kegiatan CSR lainnya, meliputi santunan kepada ahli waris tenaga kesehatan yang meninggal karena Covid-19, bekerjasama dengan Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) DKI Jakarta,” ujarnya.

Selain itu, terdapat dukungan program Gerakan Oksigen Untuk Indonesia yang dicanangkan Kementerian Kesehatan, dan bantuan perlengkapan untuk RS Covid-19 Darurat Wisma Haji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here