SIG & Perusahaan Jepang (TCC) Jalin Kemitraan Fokus Pengembangan Bisnis

0
45
SIG
Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso (atas tengah) bersama manajemen SBI dan TCC saat Ceremony kerja sama strategis antara SIG dengan TCC secara virtual di Jakarta dan Tokyo, Rabu (4/8/2021). (Ist)

 

JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC), Jepang, yang telah masuk dalam jajaran pemegang saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), bagian dari entitas bisnis SIG. Investasi yang dilakukan TCC adalah dengan mengakuisisi 15,04% kepemilikan saham SBI senilai USD 220 juta atau Rp 3,1 trilliun.

Ceremony kerja sama yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta dan Tokyo, Rabu (4/8/2021 ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman 21 April 2020 antara SIG dan SBI dengan TCC yang menjadi bagian dari kewajiban refloat saham SBI setelah dilakukan Mandatory Tender Offer (MTO) pada 2019 lalu.

PT Semen Indonesia Industri bangunan (SIIB) yang merupakan induk usaha dari SBI mengalihkan 1.356.399.291 (satu miliar tiga ratus lima puluh enam juta tiga ratus sembilan puluh sembilan ribu dua ratus sembilan puluh satu) saham baru yang diterbitkan SBI kepada pihak TCC.

Penerbitan saham baru itu sendiri telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat (25/6/2021) lalu lewat Penawaran Umum Terbatas II (PUT) melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso menyatakan, langkah strategis tersebut bagian dari mewujudkan visi Perseroan sebagai penyedia solusi bagan bangunan terbesar di kawasan regional.

“Kami telah melakukan kajian dan evaluasi untuk memastikan kerja sama ini akan memberikan manfaat strategis bagi kedua belah pihak. Bagi kami, langkah ini akan makin memperkuat posisi SIG sebagai perusahaan terbesar dalam penyediaan kebutuhan bahan bangunan di level regional,” ujar Hendi Prio Santoso.

Kemitraan ini juga lanjutan dari program transformasi SIG sebagai BUMN untuk menjadi perusahaan berstandar global. “Ini tonggak bersejarah (milestone) bagi SIG Group yang mampu menjalin kerja sama dengan perusahaan berstandar internasional. Sehingga kerja sama ini akan meningkatkan value dan kapabilitas perusahaan menghadapi persaingan industri semen di dunia,” tutur Hendi Prio Santoso.

Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir, mengapresiasi kerja keras SIG yang mampu merealisasikan untuk bertransformasi menjadi BUMN kelas dunia melalui kemitraan strategis, inovasi produk, model bisnis serta pelayanan sebagai nilai tambah dan daya saing di masa depan.

“Meskipun tantangan semakin besar, khususnya di masa pandemi Covid-19, SIG telah membuktikan bahwa hal tersebut bukan menjadi halangan mencapai proses bisnis yang lebih efisien. Kesuksesan kerja sama strategis antara SIG dan TCC diharapkan mampu menjadi contoh bagi BUMN dan para pelaku usaha di sektor lain untuk mengembangkan kemampuan mengelola bisnis, menciptakan peluang pertumbuhan, serta bersaing secara global,” kata Erick Thohir. (ali/hari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here