Tagih Uang Rp 1,2 Miliar Warga Ujung Pangkah Wetan Disidang

0
95
Terdakwa Alfi Ashari saat sidang di Pengadilan Negeri Gresik

GRESIK – Melakukan tindak pidana penganiayaan terdakwa Alfi Ashari (30) warga Dusun Krajan Desa Ujung Pangkah Wetan di sidang di PN Gresik, Kamis (05/08/2021).

Terdakwa yang dikenal sebagai juragan tambak datang ke warung kopi milik saksi Sihrum Mustamir dan telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap saksi korban Irawan alias Syaiful. Penganiayaan ini dipicu, terdakwa menagih uang penjualan tambak milik orang tuanya senilai Rp. 1,250 milyar. Akan tetapi korban tidak melakukan pembayaran sehingga terdakwa naik pitam dan melakukan penganiayaan terhadap saksi korban.

Pada Dakwaan Jaksa, diuraikan waktu itu pada hari Minggu 31 Januari 2021 sekitar pukul 20.00 WIB, terdakwa menjemput saksi korban Irawan alias Syaiful dibawa ke warung kopi milik saksi Sihrum Mustamir. Tujuannya, terdakwa ingin menagih uang hasil penjualan tanah milik orang tuanya yang dibeli oleh korban dan akan di bayar dua kali tempo. Akan tetapi sejak tanggal 18 Agustus 2020, korban tidak melakukan pembayaran.

Masih diterangkan dalam dakwaan, pertemuan diwarung kopi itu, saksi korban hanya janji dan minta waktu, akan tetapi terdakwa telah tersulut emosi dan melakukan pemukulan ke wajah korban dengan tangan kosong sebanyak 5 kali, lalu terdakwa memukul wajah korban dengan menggunakan lutut yang mengakibatkan luka dipelipis mata korban.

Agenda sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indah Rahmawati menghadirkan tiga saksi, yakni saksi pemilik warung Sihrum Mustamir, Noto dan Farid.

Sidang dengan Majelis hakim yang diketuai oleh Agung Ciptoadi ditunda minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi ad chart (saksi yang meringankan).

“Minggu depan kami minta waktu untuk menghadirkan saksi yang meringankan, ” pinta terdakwa yang tidak dilakukan penahanan badan oleh pihak kepolisian maupun Kejaksaan.

Terdakwa oleh Polsek Ujung Pangkah tidak dilakukan penahanan. Sementara oleh penuntut umum, terdakwa hanya dilakukan penahanan rumah sejak 24 juni 2021 dan penahanan rumah tersebut diteruskan oleh PN Gresik. (him)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here