Kades Abar Abir Bungah Biarkan Warganya Gelar Resepsi

0
348
staf Kecamatan Bungah yang mencari tahu soal hajatan di Balaidesa Abar abir (ist )

 

GRESIK – Pemerintah sudah menetapkan PPKM darurat level 4 di sejumlah wilayah, namun ada saja yang acuh bahkan terkesan melindungi warga masyarakat yang melanggar aturan tersebut.

Hari Rabu (4/8) ada warga Desa Abar Abir, Kecamatan Bungah, yang mempunyai hajatan mantu, terop, pelaminan, dan sound system yang nyaring berbunyi hanya berjarak 50 meter dari balai desa dan juga dari rumah kades.

Kepala Desa Abar abir sebagai satgas Covid tingkat desa, di konfirmasi terkait hajatan warganya baik di kantor desa maupun di rumahnya Rabu siang (4/8) tidak ditempat, istri kepala desa yang memberi nomer si kades, ketika di telpon GSM nya tidak aktif, di SMS juga tidak membalas.

Camat Bungah Kiki sebagai koordinator satgas Covid Kecamatan Bungah yang di konfirmasi melalui telepon Kamis (5/8) merasa terkejut dan kecolongan.

” Tetima kasih informasinya mas, kalau kemarin saat ada pesta di beri tahu, pasti langsung kami tindak, Padahal tanggal 2 Agustus kemarin rapat Muspika dan seluruh kades se kecamatan, sudah saya perintahkan kades untuk melarang warganya menyelenggarakan pesta, kalau akad nikah masih boleh,” papar Camat Bungah.

Lebih lanjut dikatakan Kepala KUA juga sudah dipesan, agar setiap pengantin yang melangsungkan akad nikah baik dikantor atau di rumah, untuk menunda resepsinya.

” Habis telponan ini, segera saya perintahkan staf kecamatan untuk mencari tahu ke Desa Abar abir” jelas Kiki.

Mendapat nomer Kades Abar abir, langsung coba di telpon untuk di konfirmasi melalui GSM dan sambungan masuk, namun tidak diterima. Demikian juga dikonfirmasi lewat pesan WA pesan sudah diterima dan dibaca, namun hingga Jumat siang tidak membalas.

Camat Bungah yang ditanya terkait sanksi bagi warga melanggar dan kades yang sengaja membiarkan hajatan, Jumat siang(6/8) masih belum merespon. ( ali )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here