BPJAMSOSTEK Gelar Vaksinasi untuk Pekerja & Masyarakat di Bangkalan

0
58
Bupati Bangkalan, Madura R. Abdul Latif Amin Imron didampingi Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jatim Deny Yusyulian saat meninjau vaksinasi kepada pekerja dan masyarakat umum di halaman Kantor BPJS Ketenagakerjaan Madura, Sabtu (14/8/2021). (Ist)

 

BANGKALAN – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kanwil Jatim menggelar vaksinasi Covid-19 kepada para pekerja dan masyarakat umum di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Madura, Sabtu (14/8/2021). Kegiatan ini rangkaian dari program “Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK” yang diinisiasi untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan penyebaran Covid-19.

Hadir Bupati Bangkalan, Madura R. Abdul Latif Amin Imron didampingi Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jatim Deny Yusyulian dan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Madura Vinca Meitasari yang langsung meninjau kegiatan vaksinasi.

Selanjutnya dilakukan penyerahan santunan program Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa dari BPJAMSOSTEK kepada 5 Ahli waris beserta anaknya. Abdul Latif sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi bersama BPJAMSOSTEK agar percepatan kekebalan komunal dimasyarakat serta percepatan pemulihan ekonomi, khususnya di wilayah Bangkalan segera terealisasi.

“Masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin, karena vaksin ini halal dan aman. Sekaligus untuk melindungi diri, keluarga dan lingkungan sekitar dari virus Corona yang saat ini harus kita tangani bersama. Setidaknya vaksinasi dan  penerapan protokol kesehatan adalah yang paling utama,” ujarnya.

Bupati Abdul Latif juga mengingatkan kepada seluruh pekerja, betapa pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan. “Ahamdulillah, Tenaga Harian Lepas (THL), Non ASN, guru ngaji dan madin di Bangkalan telah terlindungi program BPJAMSOSTEK,” kata Abdul Latif.

Sementara itu, Deny Yusyulian menambahkan,
BPJAMSOSTEK mendukung program vaksinasi Pemerintah bagi pekerja dan masyarakat untuk mendorong percepatan pembentukan herd immunity sebagai upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Program vaksinasi ini digelar oleh BPJAMSOSTEK selama dua hari, Sabtu – Minggu (14-15/8/2021) sebanyak 1.400 dosis vaksin untuk pekerja dan masyarakat umum di Madura.” ujar Deny.

Kegiatan vaksinasi ini, katanya, akan terus dilakukan di berbagai daerah di Indonesia oleh BPJAMSOSTEK dan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk percepatan herd immunity atau kekebalan komunal, sehingga dapat segera mengembalikan produktivitas pekerja.

“Karena itu saya menghimbau kepada seluruh peserta BPJAMSOSTEK untuk memanfaatkan fasilitas vaksin gratis agar herd immunity dapat segera terbentuk, sehingga perekonomian nasional dapat segera bangkit.” kata Deny.

Deny juga mengingatkan pentingnya menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Selain mendapatkan perlindungan kerja, juga manfaat tambahan lain bagi peserta, seperti program vaksinasi ini salah satunya.

“Vaksinasi ini tentu menjadi harapan dan bentuk ikhtiar kita bersama dalam mengentas penyebaran Covid-19. Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini, semakin banyak pekerja dan masyarakat yang terlindungi, agar terbentuk kekebalan komunal, produktivitas pekerja menjadi normal dan perekonomian nasional segera bangkit dan pulih kembali.” ujar Deny.

Sedangkan Vinca Meitasari menjelaskan, untuk potensi kepesertaan di wilayah Bangkalan dan Madura Raya masih sebanyak 8 ribuan pekerja dari sektor informal, seperti petani, nelayan dan kehutanan yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan Madura.

“Kami harapkan dengan adanya kegiatan vaksinasi ini dapat mengkampanyekan kepada mereka untuk segera menjadi peserta kami. Karena memang jumlah pekerja disektor Bukan Penerima Upah (BPU) di Kabupaten Bangkalan dan Madura Raya masih rendah,” kata Vinca Meitasari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here