Pemkab Jember Menciptakan Herd Immunity Warga GMI Vaksin Massal

0
359
426 warga di perumahan griya Mangli Indah (GMI) Lingkungan Wonosari Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates, melakukan vaksinasi masal di GOR Bulu Tangkis Griya Mangli Indah

 

JEMBER – Sebanyak 426 warga di perumahan griya Mangli Indah (GMI) Lingkungan Wonosari Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates, melakukan vaksinasi masal di GOR Bulu Tangkis Griya Mangli Indah pada Minggu (15/8/2021).

Vaksinasi ini merupakan program Pemkab Jember untuk menekan angka penularan covid-19 dengan menciptakan herd immunity warga Jember khususnya di Perum GMI.

Menurut koordinator acara H Suprapto selaku ketua RW 04  yang juga sebagai sekretaris Griya Mangli Bersama (GMB), program ini adalah inisiatif warga perum GMI yang mengajukan usulan khusus kepada Bupati Jember.

“Warga memang menantikan program ini sejak lama, dan Bupati Hendy merespon dengan baik sebagai langkah proteksi dini terhadap virus covid-19,” ujar Suprapto.

Animo warga perum GMI cukup tinggi, terbukti dari 400 kuota yang disediakan, ternyata tercatat ada 426 warga yang mendaftar melalui RT dan Dama. Dari jumlah tersebut sebagian besar adalah warga GMI dan sisanya adalah Asisten Rumah Tangga (ART) yang bekerja di lingkungan GMI.

Menurut Suprapto, GMI kini sudah keluar dari zona merah dengan secara berangsur-angsur kasus terkonfirmasi poitif covid-19 turun. Tercatat sebelumnya ada 31 warga kasus terkonfirmasi positif, dengan 13 orang meninggal dunia.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas kesehatan kabupaten Jember dr. Wiwik Supartiwi menjelaskan,kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penularan covid-19. “Vaksinasi ini adalah merupakan langkah perlindungan 60-70% yang ada di dalam tubuh kita terhadap penularan covid-19,” kata Wiwik.

Wiwik menuturkan, Virus Covid-19 saat ini perkembangannya sangat cepat, variannya berbeda dan gejalanya juga tidak hampir sama satu dengan lainnnya. “Model penularannya juga berbeda, kalau dulu jarak 1 meter sudah tidak menular tapi sekarang jarak 4 meter sudah bisa tertular,” jelas Wiwik.

Di Kabupaten Jember menurut dr. Wiwik, data capaian vaksin sampai dengan Sabtu 14 Agustsu 2021 tercatat masih 12%.

“Dengan ketersediaan vaksin yang sudah cukup saat ini, harapannya bisa melakukan percepatan penyebaran vaksin untuk segera mempercepat Herd Immunity,” jelas Wiwik.

Wiwik menambahkan, dalam 3 hari ke depan akan menyasar 5000 orang dari pramuka. Dari data tersebut 3000 dosis akan dibagikan tanggal 16-18 Agustus di Universitas Jember, 2000 dosis dibagikan tanggal 17-18 Agustus di padepokan Arum Sabil Tanggul.

Selain itu Gerakan Perempuan Indonesia juga akan membagikan vaksin pada tanggal 17-18 Agustus sejumlah 500 orang pada tahap  pertama dan sudah terdaftar sebanyak 2.292 orang.

Pondok pesantrean juga tidak luput dari sasaran program vaksin pemkab Jember. salah satu pondok pesantren di kecamatan Jombang sudah mendaftar untuk 1000 dosis sasaran.

Target selanjutnya yang disasar adalah klub sepak bola Jember Persid Muda yang sudah menargetkan sebanyak 700 orang.

“Saya selalu berpesan, meskipun kita sudah vaksin, jangan lantas membuat kita lengah dan jumawa bahwa kita kebal, karena vaksin ini hanya bisa melindungi 70% terhadap serangan covid-19,” jelas dr Wiwik. Wiwik berharap setelah vaksin harus masyarakat jangan lengah dan tetap mematuhi protokol 6 M.

Terkait tracing terhadap warga yang kontak erat dengan pasien positif, Wiwik menjelaskan bahwa akan dilakukan swab terhadap minimal 15 orang di sekitarnya.” Kalau bisa semakin banyak dan semakin luas, akan semakin lebih terdeteksi dan akan semakin mudah untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya,” Jelas Wiwik. (Lilik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here