Pertanyakan Interpelasi Tapal Batas Kawah Ijen, AMPIBI Datangi Gedung DPRD Banyuwangi

0
63
Aksi damai AMPIBI di gedung DPRD Banyuwangi

BANYUWANGI – Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Banyuwangi (AMPIBI) mendatangi kantor DPRD Banyuwangi, Senin (16/08/2021).

Kedatangan mereka ke gedung wakil rakyat tersebut, guna menanyakan terkait hak interpelasi polemik tapal batas Kawah Ijen yang dibahas dalam rapat paripurna.

Mereka melakukan aksi damai sambil berorasi didepan ruang pimpinan dan ruang rapat paripurna DPRD Banyuwangi.

Dari awal polemik tapal batas Kawah Ijen, AMPIBI sangat getol mendukung dan mengawal hak interpelasi DPRD Banyuwangi.

Mohammad saat berorasi

Mohammad, selaku koordinator AMPIBI sekaligus koordinator aksi menyampaikan, pihaknya dengan puluhan anggota dari perwakilan beberapa elemen, ingin menyaksikan langsung anggota dewan dari fraksi apa saja yang mendukung terkait hak interpelasi.

“Kami datang kali ini dengan perwakilan beberapa elemen, diantaranya Paguyuban Komunitas Banyuwangi, Pemuda Pejuang, Perempuan Banyuwangi Bersatu, Forum Masyarakat Buruh Migran Banyuwangi serta Jaringan Lintas Petani dan Nelayan Banyuwangi. Kami ingin menyaksikan secara langsung, anggota dewan dari fraksi apa saja yang pro dengan rakyat, yang mendukung keinginan masyarakat Banyuwangi untuk menggunakan hak interpelasi,” ujar Mohammad.

“Sayang beribu sayang, ternyata kedatangan kami harus menelan kekecewaan, karena ternyata anggota dewan yang mewakili aspirasi kami hanya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sedangkan partai lainnya tidak mendukung hak interpelasi”, sambungnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Fraksi PKB DPRD Banyuwangi, Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah mengatakan, pihaknya sudah berusaha secara maksimal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Banyuwangi guna mengajukan hak interpelasi.

“Kami dari Fraksi PKB dari awal getol mengajukan hak interpelasi, sebagai wujud komitmen Partai Kebangkitan Bangsa yang memperjuangkan hak aspirasi warga Banyuwangi, dengan menggunakan hak interpelasi terkait tapal batas kawah Ijen. Namun dari total 49 anggota dewan yang hadir di paripurna, hanya 16 anggota dewan yang mendukung hak interpelasi,” ungkap Hj. Ni’mah.

Ia pun menegaskan, bahwa partai yang senantiasa mendukung terkait hak interpelasi adalah PKB dan Partai Demokrat, serta 2 anggota dewan dari PKS.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here