SMPN 2 Glagah Terus Bergerak Selamatkan Anak Rentan Putus Sekolah

0
78
Lilik Subekti saat menyerahkan bantuan seragam sekolah kepada salah seorang siswa.

BANYUWANGI – Seakan tak mengenal lelah, SMP Negeri 2 Glagah terus menunjukkan kepeduliannya terhadap siswa siswinya yang terdampak masa pandemi Covid-19.

Setidaknya lebih dari 30 anak mendapat perhatian khusus. Mereka diberikan bantuan berupa pakaian seragam sekolah.

Kepala SMP Negeri 2 Glagah, Lilik Subekti menyampaikan, dampak masa pandemi lebih terasa setelah hampir dua tahun berjalan.

Sebelumnya, ada 8 siswa siswi dari keluarga kurang mampu yang sudah menerima bantuan pada saat PPDB bersama Korwilkersatdik Glagah.

“Ternyata setelah hampir dua bulan pembelajaran daring, Banyuwangi masuk level 3 dan diperbolehkan pembelajaran tatap muka. Tampak ada sekitar 29 anak yang belum berseragam,” kata Lilik, Selasa (14/09/2021).

“Segera kami rapatkan bersama tim Siswa Asuh Sebaya (SAS). Harus ada upaya lebih dari kita semua untuk menyelamatkan generasi. Bersyukur kita diberi kesempatan untuk berbuat kebaikan, dengan menyelamatkan dari putus sekolah,” imbuhnya.

Lilik juga mengajak tim SAS untuk turut serta melakukan berbagai upaya membantu para siswa siswi yang kurang mampu tersebut.

Dari upaya yang telah dilakukan, pihaknya telah mendapat kerjasama dengan toko untuk free seragam siswa kurang mampu dan hasil SAS. Namun hal itu tampaknya itu belum cukup.

Untuk itu, Lilik mengimbau tim SAS agar meningkatkan zakat infaq dan menjadi orang tua asuh (GOTA). Apabila belum cukup juga nanti dicarikan donatur.

“Alhamdulillah mulai hari Senin kemarin sudah bisa disalurkan pakaian seragam gratis pada siswa walaupun bertahap, tentunya nanti sampai total terpenuhi 37 anak,” jelasnya.

Lilik berharap, semoga selanjutnya ada donatur yang terketuk hatinya untuk membantu demi penyelamatan anak sekolah.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here