Operasi Tumpas Semeru 2021, Polresta Banyuwangi Raih Peringkat Tiga se-Jatim

0
59
AKBP Nasrun Pasaribu saat menunjukkan barang bukti

BANYUWANGI – Satuan Reserse Narkoba Polresta Banyuwangi berhasil meraih peringkat ketiga pengungkapan kasus narkoba dalam Operasi Tumpas Semeru 2021 serentak di wilayah Polda Jatim.

Penghargaan ini dicapai jajaran Polresta Banyuwangi karena berhasil mengungkap sebanyak 48 kasus narkoba dan mengamankan 58 tersangka.

“Dari total 58 tersangka, terdiri dari 55 tersangka laki-laki dan 3 tersangka perempuan,” kata Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu saat press conference,” Kamis (27/09/2021).

Menurut Kapolresta, jumlah ungkap kasus tersebut merupakan hasil Operasi Tumpas Semeru dari tanggal 1 sampai 12 September 2021.

Dari 58 kasus narkoba yang diungkap, ada sebanyak 24 kasus narkoba jenis sabu, dan 24 kasus narkoba jenis obat keras berbahaya (pil trex).

“Mereka (tersangka) ada yang pengedar, pengguna dan resedivis,” terang AKBP Nasrun.

Adapun barang bukti yang disita, yakni 45,77 gram sabu-sabu, 9.716 butir obat daftar G, 41 unit telepon seluler berbagai merek, sembilan unit timbangan digital, enam unit motor, satu unit motor dan uang tunai Rp. 6.110.000,-.

Nasrun juga mengapresiasi kinerja Sat Resnarkoba masa kepemimpina AKP Rudy Prabowo, karena sejak bulan Juni sampai September 2021, telah berhasil mengamankan 132 tersangka dari 94 kasus.

“Kita apresiasi kinerja jajaran Sat Resnarkoba atas kerja kerasnya, dibandingkan tahun lalu ungkap kasus tahun ini meningkat,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat 1 dan 2 sub Pasal 112 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal seumur hidup, serta pidana denda minimal Rp10 miliar.

Selain itu, para tersangka juga melanggar Pasal 197 dan Pasal 196 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat 1 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal sepuluh tahun penjara.

“Mari kita sama sama menjaga generasi muda agar tidak terjerumus Narkoba. Mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga, tetangga dan lingkungan sekitar. Jangan sekali-kali berurusan dengan narkoba, selain merugikan diri sendiri juga orang lain,” tutupnya.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here