Banyuwangi Siapkan 2.300 Dosis Vaksin Rabies Gratis untuk Hewan Liar dan Peliharaan

0
44
Caption : (ki-ka) Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Nanang Sugiarto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, dan Arief Setiawan saat launching RS Hewan

BANYUWANGI –  Guna mengantisipasi penularan rabies di Banyuwangi, Dinas Pertanian dan Pangan memberikan vaksinasi rabies gratis pada ribuan hewan.

Vaksinasi rabies tersebut diberikan pada hewan yang berpotensi besar menularkan rabies.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi Arief Setyawan mengatakan, vaksinasi ini diperuntukkan bagi hewan pembawa rabies, seperti kucing,  anjing, kera, musang, atau binatang lain yang berpotensi besar menularkan rabies.

“Sebanyak 2.300 dosis vaksin sudah kami siapkan. Ini akan diberikan kepada dua kelompok sasaran, yakni hewan liar sebanyak 1.500 dosis dan hewan peliharaan 800 dosis,” kata Arief.

Vaksinasi gratis untuk hewan peliharaan akan digelar pada puncak peringatan Hari Rabies Sedunia, pada 28 September mendatang.

Warga yang memiliki kucing, anjing, monyet, dan musang bisa memanfaatkan program ini. Caranya mudah, cukup mendaftar secara online via link: bit.ly/VaksinasiRabiesDispertaBWI. Pendaftaran online ini telah dibuka mulai 17 September 2021 lalu.

“Untuk hewan peliharaan kami gelar di rumah sakit hewan, dan 10 pusat kesehatan hewan (Puskeswan) se-Banyuwangi. Saat mendaftar, warga bisa memilih lokasi yang terdekat dengan rumahnya,” papar Arief.

“Semuanya prosesnya tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain pendaftaran via online, vaksinasi juga dilakukan secara drivethru,” tambahnya.

Sedangkan untuk hewan liar, lanjut Arief, vaksinasi sudah dilakukan sejak pertengahan Agustus lalu dengan menyasar kucing dan anjing.

Menurutnya, vaksinasi akan terus dilakukan hingga 28 September mendatang. Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian dan Pangan mengerahkan petugas teknis di wilayah-wilayah perbatasan yang memiliki  anjing dan kucing liar yang banyak.

“Kita terapkan sistem imun belt. Jadi tidak semua kecamatan dilakukan vaksinasi, melainkan daerah pinggiran yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain,” pungkasnya.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here