Akhir Pekan di Banyuwangi, Bersepeda ke Lereng Ijen Menikmati ‘Jazz Kopi’

0
57
Caption : Ipuk Fiestiandani bersama para pesepeda menikmati suguhan Jazz Kopi di Lereng Ijen

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi pariwisata yang terus dioptimalkan warganya. Belakangan muncul spot-spot menarik yang memadukan hobi dan pariwisata.

Bagi pehobi sepeda, misalnya, bisa memilih bersepeda di lereng Gunung Ijen sambil menikmati aneka atraksi. Salah satunya adalah “Jazz Kopi” di spot wisata Pondok Indah Banyuwangi.

Berada di tengah kebun kopi, Pondok Indah menawarkan atraksi musik bagi pengunjungnya. Seperti yang terlihat Sabtu pagi, (9/10/2021). Mereka menampilkan Jazz Kopi bagi para penghobi sepeda yang sedang sarapan di sana, usai gowes berkeliling kota.

“Dengan paket-paket privat yang terbatas ini, bisa menjadi alternatif berlibur secara aman. Ekonomi bisa mulai bergeliat, namun tetap harus protokol kesehatan ketat,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang tampak hadir di antara para ‘goweser’ tersebut.

Dia mengatakan, Banyuwangi sudah masuk PPKM Level 2, di mana destinasi sudah bisa dibuka secara bertahap dan terbatas. “Kami juga terus memacu vaksinasi demi melindungi semua,” tandasnya.

Ipuk mendorong penyedia jasa amenitas seperti hotel, restoran, dan homestay untuk menghadirkan atraksi seni dan budaya yang menarik bagi pengunjung.

“Kami berharap, wisatawan yang ke sini masih bisa menikmati atraksi seni namun tetap terjaga protokol kesehatannya,” ungkap Ipuk.

Atraksi musik jazz ini digelar di tengah hamparan kebun kopi spot wisata Pondok Indah. Letaknya hanya 15 menit dari pusat kota. Memasuki kawasan Pondok Indah, mata akan dimanjakan dengan sejuknya perkebunan kopi. Pengelolanya menyediakan hiburan musik Jazz Kopi.

Dinamakan Jazz Kopi, selain karena berada di antara kebun kopi, juga lantaran digelar musik jazz dengan suguhan utama kopi khas Banyuwangi.

“Bersepeda sambil menikmati sejuknya perkebunan kopi, menikmati musik jazz dengan latar belakang persawahan sambil menyeruput kopi, sungguh perpaduan yang sempurna,” kata Dede Abdul Ghany, pehobi sepeda yang juga pengusaha muda.

Dede bersama rekan-rekannya sengaja memilih track ke lereng Gunung Ijen, karena memiliki panorama yang indah.

“Banyuwangi memiliki banyak spot-spot yang menarik bagi pesepeda. Salah satunya track menuju Kawah Ijen ini,” jelas Dede yang juga kedatangan tamu para pengusaha muda dari luar daerah seperti Surabaya dan Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda menambahkan, ada banyak destinasi di bumi Blambangan yang dapat dijadikan jujukan bagi para pehobi sepeda.

“Ada banyak spot alam yang menarik yang bisa dijadikan rute bersepada. Mulai dari pantai, persawahan, sampai perkebunan,” ungkap Bramuda.

Selain Pondok Indah, ada juga beberapa tempat yang siap untuk menjadikan destinasi. Di antaranya Dusun Rembang, Desa Banjar, Kecamatan Licin yang menyuguhkan lanskap persawahan, kawasan perkebunan Kalibendo yang dinaungi rindang pepohonan sampai gemericik air terjun.

“Para pengunjung juga bisa request berbagai hiburan dan kuliner. Tak hanya jazz, juga bisa  kesenian tradisional dan aneka rupa kuliner,” jelasnya.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here