Polresta Banyuwangi Jemput Bola Serahkan Bantuan Tunai kepada PKL dan Warung

0
25
Hamimah saat menerima bantuan

BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi kembali menyerahkan bantuan tunai kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warung.

Kali ini dilakukan jemput bola dengan mendatangi langsung kediaman para PKL dan pemilik warung.

Pemberian bantuan tersebut merupakan tindak lanjut program Penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) yang dimulai sejak tanggal 21 September 2021.

Kegiatan tersebut merupakan program pemerintah yaitu meluncurkan modal usaha berupa BTPKLW.

“BTPKLW ini merupakan suatu kepedulian dan perhatian pemerintah kepada pedang kecil khususnya PKL dan warung-warung kecil yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya di Kabupaten Banyuwangi,” ujar Kapolresta Banyuwangi melalui Kasatbinmas Kompol Mustakim, Senin (11/10/2021).

Ia mengungkapkan, penyerahan bantuan kali ini ada yang berbeda, yaitu dengan mendatangi rumah penerima manfaat, tepatnya dii Dusun Malar, Desa Macanputih Kecamatan Kabat. Hal itu dikarenakan yang bersangkutan tidak bisa hadir usai mengalami kecelakaan.

“Ini kami lakukan karena bentuk kepedulian, rasa kemanusiaan, dan tanggungjawab kami dari kepolisian untuk menyalurkan,” ucapnya.

Mustakim menyampaikan, berdasarkan data yang masuk, jumlah PKL dan warung penerima bantuan sebanyak 3.608, namun ada 386 tidak terverifikasi, jadi yang terverifikasi sebanyak 3.210.

Masing-masing PKL dan warung yang telah terdaftar, menerima secara langsung dana yang disalurkan oleh pemerintah lewat Polri yaitu sebesar Rp. 1,2 Juta per orang dan tidak ada potongan sedikitpun.

Sementara, Hamimah (55), penerima manfaat bantuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, karena telah memperhatikan pedagang seperti dirinya yang terdampak pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada bapak-bapak polisi, dukungan dan bantuan ini tidak akan saya sia-siakan, ini akan saya pakai untuk modal berjualan kembali, karena modal yang ada selama ini sudah habis untuk biaya hidup kami sekeluarga, kebutuhan sehari-hari dan berobat kemarin akibat kecelakaan,” tutur Hamimah.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here