Dorong Percepatan Herd Immunity, Panglima TNI dan Kapolri Pantau Langsung Serbuan Vaksinasi Maritim di Banyuwangi

0
41
Pantai vaksinasi
Panglima TNI dan Kapolri saat memantau kegiatan vaksinasi

BANYUWANGI – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Probowo memantau langsung pelaksanaan program Serbuan Vaksinasi Maritim Covid-19 di Banyuwangi.

Kehadiran Panglima TNI dan Kapolri, juga untuk mendorong percepatan vaksinasi dalam rangka “Herd Immunity” atau kekebalan komunal.

Gelaran serbuan vaksinasi maritim ini, dipusatkan di RSNU Mangir, Kecamatan Rogojampi, dan dilaksanakan serentak di 45 Puskesmas se-Kabupaten Banyuwangi, Kamis (14/10/2021).

Terget jumlah vaksinasi adalah 15.000 peserta, sebanyak 1.500 dilaksanakan di RS NU Mangir dan 13.500 tersebar di 45 puskesmas. Kegiatan ini merupakan kerjasama gabungan Dinas Kesehatan, TNI, Polri, serta relawan.

Panglima TNI dan Kapolri saat sambutan

Dalam sambutannya, Panglima TNI Marsekal Hadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sedang melakukan vaksinasi tahap 1 dan 2 tersebut.

“Tujuan kami ke sini adalah untuk mempercepat vaksinasi, sehingga target kekebalan komunal bisa tercapai. Kami juga mengingatkan, meskipun sudah divaksin tetap harus mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta menghindari kerumunan” ucap Panglima TNI.

“Angka penyebaran Covid-19 sudah mengalami penurunan maka kita patut bersyukur. Namun, perlu saya ingatkan apa yang selalu disampaikan oleh Bapak Presiden, yaitu kita harus selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, ini adalah yang terpenting bisa melindungi kita dari terpaparnya Covid-19, sehingga kasus sudah turun,” sambung dia.

Marsekal Hadi juga menyampaikan terimakasih dan rasa bangganya kepada masyarakat Kabupaten Banyuwangi, karena antusiasme mengikuti kegiatan vaksin sangat luar biasa.

“Semalam dilaporkan kepada saya dan Bapak Kapolri, target hari ini 15.000, namun baru sore ini sudah mencapai 17.000. Memang, diperuntukkan untuk lansia dan remaja di atas usia 12 tahun. Namun, saya ingatkan sekali lagi kepada masyarakat, apabila hari ini kita masih melaksanakan vaksinasinasi pertama, jangan lupa bertanya kepada petugas kapan dilaksanakan vaksinasi kedua,” paparnya.

Panglima TNI berharap, dengan dilaksanakan vaksinasi massal bagi masyarakat Banyuwangi, nantinya benar-benar terhindar dari bahaya Covid-19, sehingga ekonomi akan terus meningkat.

Tak henti-hentinya, ia selalu mengingatkan masyarakat yang sudah melaksanakan vaksin pertama dan kedua hendaknya tetap selalu menggunakan masker, supaya tren yang saat ini sedang bagus-bagusnya terus akan bisa kita tekan sampai angka yang paling bawah.

Selain itu, kegiatan dan aktivitas masyarakat semuanya bisa berjalan dengan baik, dan tidak terulang lagi kasus puncak seperti yang terjadi pada bulan Juli-Agustus kemarin.

“Terima kasih atas kerjasama TNI, Polri, pemerintah daerah, dinas kesehatan dan relawan. Saya juga dapat laporan dari Bupati Banyuwangu bahwa banyak relawan yang ikut dalam pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Banyuwangi, terima kasih atas kerjasamanya,” tutup Panglima TNI.

Hal senada juga disampaikan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, yang mengingatkan upaya mempercepat vaksinasi guna mendapat kekebalan dari serangan virus Covid-19, dan hal tersebut harus diimbangi dengan kelonggaran kegiatan masyarakat.

Dengan begitu, masyarakat mendapat kekebalan dari serangan Covid-19. Karena, vaksinasi merupakan kunci pengendalian Covid-19, sekaligus modal dasar dalam hidup berdampingan dengan virus tersebut.

“Pelaksanaan vaksinasi massal harus terus kita lakukan sampai memenuhi target herd immunity sebesar 70 persen. Saya sebagai Kapolri merasa bangga dengan sinergitas TNI-Polri yang ada di Banyuwangi, sangat luar biasa,” tutur Jenderal Listyo Sigit.

Ia juga menyampaikan rasa syukur, saat ini Indonesia khususnya wilayah Jawa Timur, telah mampu melaksanakan dan mengendalikan angka penyebaran Covid-19 hingga di bawah angka 1.000.

“Saat ini Indonesia berada di urutan nomor satu untuk pertumbuhan penanganan Covid-19 di Asia Tenggara. Apalagi, kalau kita lihat di negara tetangga kita Singapura dan Malaysia serta beberapa negara lainnya,” ungkapnya.

“Alhamdulillah, Indonesia saat ini yang tadinya berada di bawah saat ini berkat kerjasama dan sinergi seluruh komponen yang ada angka penyebaranb Covid-19 bisa dikendalikan,” imbuhnya.

Kapolri juga berharap, dengan adanya pelonggaran masyarakat bisa beraktivitas, bandara akan mulai kembali normal, namun masyarakat diminta tetap menjaga angka penyebaran, jangan sampai naik kembali, yaitu dengan melaksanakan protokol kesehatan secara tepat, dan kemudian vaksinasi yang mampu menekan angka fatalitras sampai 95 persen.

Dikesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri  juga menyerahkan sembako kepada perwakilan kecamatan dan desa. Selain itu juga dilakukan pemantauan melalui video conference untuk berkomunikasi dengan seluruh puskesmas yang melaksanakan vaksinasi secara serentak.

Dalam video conference tersebut Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh aparat yang bekerja keras untuk mengendalikan Covid-19.

Selain Panglima TNI dan Kapolri, hadir juga mendampingi, diantaranya KASAL, Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Bupati Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, Dandim 0825 Banyuwnagi, Danlanal Banyuwangi dan jajaran Forkopimda lainnya.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here