Komunitas ACT Bagi-bagi Makanan Gratis ke Penarik Becak di Alun-Alun Jember

0
329
komunitas ACT bagi-bagi nasi kotak ke penarik becak.
Komunitas Aksi Cepat Tanggap (ACT) bagi-bagi nasi kota di Alun-alun Kota Jember.

JEMBER — Komunitas Aksi Cepat Tanggap (ACT), Berbagi Untuk Warga memberikan makanan siap saji bagi warga di alun – alun Kabupaten Jember, Rabu (20/10/2021).

Mereka menggelar bakti sosial, memberikan nasi kotak sasarannya kepada tukang becak, yatim piatu dan warga yang berada di Alun-Alun Jember.

Anditiya Combert Brean Menejer ACT Jember Menyampaikan, Targetnya memberikan 1000 porsi kepada masyarakat Jember yang tergolong dari prasejahtera, duafa, yatim piatu, dan lansia.

“Berharap Aksi Cepat Tanggap MRI dan masyarakat dibidang kemanusiaan untuk mewujudkan roadsow Jember dermawan terwujud menjadi kota dermawan,” katanya.

Komponen terpenting dalam masyarakat bertahan hidup dipangan dan makanan oprasi pangan gratis dan makan gratis, memberikan saudara kita yang ada lini prasejahtera.

“Sehingga didalamnya bisa masak kemudian kapasitasnya 1000 secara serentak bisa diberikan kepada masyarakat bisa dinikmatin secara langsung,”ucapnya

Sasaran hari ini karena kapasitasnya besar bisa datang secara langsung tidak perlu pakai kupon dan lainnya m memberikan kapasitas layani secara langsung.

“Untuk saat ini kegiatan fokus pada pusat kota, karena disini menjadi memberikan kabar baik pada masyarakat Jember yang ingin berdermawan di Aksi Cepat Tanggap. Yang ada di kabupaten Jember bisa Bergabung dalam roadsow dermawan fokus di alun alun kota jember,” katanya.

Lanjut Anditiya berharap kedepan acara seperti ini berbagi makan gratis itu dilaksanakan secara berkelanjutan acara rutin dari kebupaten jember kalau bukan hanya bulanan kalau bisa mingguan dan harian.

“Kita tuntaskan kemiskinan kabupaten Jember berusaha mengangkat Bapak atau Ibu prasejahtera bisa kembali menikmati indahnya kabupaten Jember,”terangnya.

Budi warga karang pering Menambahkan, pekerjaan sangat sulit di masa pendemi covid 19 satu hari cari 10 ribu sangat sulit.

“Kalau anak sekolah masuk lumayan untuk buat besok selama pendemi, kalau tidak ada kerena tidak punya langganan susah kalau punya langganan satu Alhamdulillah satu hari cukup,”tuturnya.(lilik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here